Mental Health

About Mental Health Part 5 : Anak Muda Zaman Sekarang Tahu Ngga Apa Cyber Bullying Itu ?? | by Biki Ahyuni | Nov, 2021

Biki Ahyuni

Hello guys, Good Morning

Ketemu lagi dengan aku lewat platform kece ini

Kita mau bahas tentang Mental Health lagi nih…

Gimana kabarnya Hati, Jiwa, Raga, dan Pikiran kalian, semoga baik-baik aja yaa

Sebelumnya aku mau kasih kado ke kalian nih pembaca setia tulisanku

Kalau kemarin untuk isu lingkungan aku panggil kalian dengan sebutan “Green People”, untuk pembahsan Mental Health harus ada wajah baru dong

Aku punya panggilan special buat kalian semua, mulai sekarang aku panggil kalian semua pembaca setiaku dengan sebutan “Great People

Gimana kece nggak?

Oke tidak usah berlama-lama lagi Great People, hari ini kita akan membahas tentang Cyber Bullying

Apakah sudah banyak orang yang tahu atau sadar tentang adanya Cyber Bullying ga nih apalagi untuk Generasi Z? (Drop your opinion di kolom komentar ya)

Kita akan bahas dan kupas satu — persatu yaa…..

Sumber: Google

Pertama pengertian mengenai Cyber Bullying. Cyber Bullying adalah tindakan negatif yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok tertentu dengan cara mengirimkan pesan teks, foto, gambar meme, dan video ke akun media sosial seseorang dengan tujuan untuk menyindir, menghina, melecehkan, mendiskriminasi bahkan mempersekusi individu.

Nah gimana reaksi kalian setelah mengetahui arti sebenarnya dari Cyber Bullying?

Gimana tanggapan kalian?

Pasti banyak yang bereaksi waaah ternyata gitu ya, sering melihat dan mendengar apalagi melalui sosial media yang didalamnya marak berisi komentar tidak sedap, konten — konten yang tidak memiliki nilai moral dan manfaat dan masih banyak lagi.

Tapi, sebenarnya apa sih yang mendasarai hal tersebut terjadi

Apa penyebabnya gitu?

Kalau dipikir- piker setiap orang kan juga mempunyai hak untuk menyebarkan informasi apapun dan bebas unruk berpendapat.

Hal itu memang dapat dibenarkan, tapi balik lagi semua harus tetap memperhatikan norma — norma yang ada. Terutama kita yang tinggal di Indonesia yang merupakan negara penjunjung tinggi norma — norma di lingkungan masyarakat.

Berdasarkan penelitian oleh Riswanto dan Marsinun (2020), bersumber dari hasil data statistik sebagian besar pelaku cyberbullying didominasi adalah remaja. Urgensi penelitian ini adalah Cyber Bullying merupakan fenomena yang sering terjadi di Indonesia dan telah menjadi gejala umum.

Berdasarkan penelitian oleh Dewi, dkk., (2020), menunjukkan hasil telaah dari 15 artikel didapatkan lima faktor yang berhubungan dengan cyberbullying pada remaja yaitu faktor individu, keluarga, teman, sekolah, dan pengunaan media sosial. Penjelasan lebih lengkapnya sebagai berikut :

1. Faktor Individu

Individu merupakan kunci utama pada Cyber Bullying dimana keterlibatan seseorang dalam cyberbullying dapat ditentukan oleh dirinya sendiri. Individu yang dianggap lemah memiliki resiko lebih besar dalam Cyber Bullying .

2. Pengalaman kekerasan

Pengalaman kekerasan lingkungan merupakan indikator dari tingkat kejahatan Cyber Bullying , terutama di kalangan remaja dengan pemantauan orang tua yang rendah.

3. Gender

Gander diprediksi sebagai prediktor dari keterlibatan remaja dalam Cyber Bullying . Remaja perempuan lebih mungkin menjadi korban dibandingkan menjadi pelaku dalam Cyber Bullying.

4. Usia

Usia adalah prediktor terlemah dalam Cyber Bullying, tidak terdapat perbedaan usia untuk masing-masing peran dalam Cyber Bullying. Usia lebih muda dibandingkan usia umum dalam setiap kelas memiliki tingkat viktimisasi yang jauh lebih tinggi dari usia yang lebih tua.

5. Kontrol psikologis

Cyber Bullying pada remaja terkait dengan masalah emosi dimana gangguan emosi mewakili prediktor terkuat untuk tindakan Cyber Bullying, sangat dibutuhkan adanya kontrol psikologis pada remaja agar dapat mencegah Cyber Bullying.

6. Penggunaan media sosial/internet

Intensitas penggunaan media sosial atau internet terkait denngan kejadian Cyber Bullying pada remaja. penggunaan media sosial setiap hari selama lebih dari dua jam meningkatkan kejadian Cyber Bullying sebesar 66%.

7. Faktor Teman Sebaya

Teman sebaya adalah kumpulan orang dengan karakteristik sama dan dapat saling memengaruhi perilaku dan keyakinan. Teman memiliki pengaruh besar terhadap kecenderungan menjadi pelaku Cyber Bullying . Namun, teman sebaya juga dapat memediasi hubungan antara Cyber Bullying dan ketidakpuasan yang dialami remaja.

8. Faktor Keluarga

Anak yang terlibat dalam Cyber Bullying baik sebagai korban maupun pelaku memiliki orang tua dengan tekanan yang tinggi. Dukungan orang tua adalah faktor pelindung dari tindakan Cyber Bullying. gaya pengasuhan yang otoriter lebih sering terjadi pada orang tua korban dan pelaku Cyber Bullying, tidak ada perbedaan yang signifikan dalam tiga kelompok (tidak terlibat, sesekali, parah) dalam gaya pengasuhan yang seimbang.

Penyebabnya memang sangat kompleks ya Great People…..

Pencegahan yang dapat kita lakukan untuk menghindari perilaku Cyber Bullying dengan cara mengontrol diri sendiri dalam berperilaku terutama menggunakan media sosial dengan bijak, pertimbangkan sebelum memposting sesuatu di media sosial, memilih lingkungan sosial yang memiliki nilai dan ajaran yang positif, hindari memberikan informasi yang tidak valid, mencegah seseorang agar tidak menjadi pelaku Cyber Bullying.

Gimana nih setelah memebaca tulisan diatas kita semua jadi tahu dan paham mengenai Cyber Bullying.

Jangan sampai kita melakukan hal — hal tersebut yaa Great People.

Sekian dulu pembahasan kita kali ini tentang About Mental Health Part 5 : Anak Muda Zaman Sekarang Tahu Ngga Apa Cyber Bullying Itu ??? semoga bermanfaat bagi kalian semua yang membacanya.

Jangan sampe kelewatan tentang About Mental Health Part berikutnya yang tentunya akan membahas lebih dalam tentang isu-isu terkini Mental Health dan macam-macam jenisnya.

Terima kasih…


Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button